Pesawat Meledak Hantam Gedung di Nigeria

153 Tewas, Satu dari Indonesia
Sebuah pesawat dengan 153 penumpang jatuh di daerah padat penduduk di kota Lagos, Nigeria, Senin (4/6) kemarin. Seluruh penumpang dilaporkan tewas dalam kecelakaan tragis tersebut. ”Kejadian ini sangat mengerikan dan kami mengucapkan belasungkawa yang sebesar-besarnya atas musibah ini,” ujar Gubernur Lagos Babatunde Fashola.
Pesawat milik maskapai Dana Air tersebut hendak mendarat setelah terbang dari ibu kota Nigeria, Abuja. Badan pesawat menghantam sebuah gedung dan menghasilkan ledakan besar bak sebuah bom. ”Saya mendengar sebuah ledakan besar dan awalnya saya pikir itu sebuah bom. Kemudian semua orang berlari ke luar,” terang Timothy Akinyela, seorang wartawan lokal, yang kebetulan berada di sekitar lokasi jatuhnya pesawat.
Beberapa bangunan tampak hancur lebur dan terbakar hebat akibat kecelakaan itu. Dari 153 penumpang, terindikasi terdapat seorang warga negara Indonesia (WNI) yang ikut menjadi korban. WNI tersebut bernama Widya Utomo yang berprofesi sebagai teknisi di maskapai tersebut.
Presiden Nigeria Goodluck Jonathan mengumumkan masa berkabung nasional tiga hari setelah kecelakaan pesawat itu. ”Presiden mengumumkan masa berkabung nasional tiga hari bagi mereka semua yang meninggal dalam kecelakaan pesawat Dana Air di Lagos hari ini,” kata sebuah pernyataan resmi dari juru bicara kepresidenan.
Para pejabat Dana Air dan pihak berwenang penerbangan sipil belum memberikan pernyataan mengenai kecelakaan itu. Kecelakaan udara biasa terjadi di Nigeria, negara dengan ekonomi terbesar kedua di Afrika yang memiliki catatan buruk mengenai keamanan penerbangan.

Sumber :http://www.balipost.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s