Tiga Landasan Dasar Keimanan Agama Khonghucu

Kehidupan di dunia nyata ini idak lepas dari Tiga Landasan Dasar (Sancai) yaitu: Pertama, hubungan antara manusia dengan Tian, Tuhan Yang Maha Esa. Karena hidup manusia adalah oleh Firman Tuhan (Tian-Ming). Firman Tuhan itulah menjadi watak sejati/hakikat kemanusiaan manusia, maka manusia adalah pengembangan firman Tuhan yang wajib diamalkan dan dipertanggungjawabkan. Bahkan harus ditegakkan dalam menggemilangkan kebajikan di dalam hidupnya yaitu Cinta Kasih (Ren), Kebenaran (Yi), Susila (Li), Kebijaksanaan (Zhi), yang disebut Empat Kebijakan (Si-De).

Bila empat kebajikan ini benar-benar mampu direalisasikan dalam pengamalan hidup, disebut dapat dipercaya (Xin) dan empat kebajikan dan dapat dipercaya adalah disebut Lima Nilai Kebajikan/Wu-Chang/ Wu-De.

Agar terwujud hubungan yang harmonis dengan Tuhan, manusia wajib berupaya menegakkan firman dan mengamalkan kebajikan dalam hidupnya sebagai pernyataan iman dan ketaqwaannya, yaitu patuh Taqwa kepada Tuhan (Shun-Tian), tidak melanggar hukum Tuhan (Ni-Tian), agar hidup ini terpelihara sejahtera dan tidak mengalami hal yang tidak diinginkan.

Dengan takut dan hormat akan ke-Mahakuasaan Tuhan, akan memperoleh suasana hidup bahagia di dalam kondisi serasi menyatu kepada Tuhan (Pei-Tian).

Kedua, hubungan antar manusia wajib selalu ingat akan prinsip keharmonisan di dalam dasar lima hubungan kemasyarakatan, yaitu disebut ”Wu-Lun” yaitu hubungan pemimpin dengan bawahan/staf (Jun-Chen), orang tua dengan anak (Fu-Zi) suami dengan istri (Fu-fu), kakak dengan adik (Kun-Di), dan hubungan antara kawan dengan sahabat (Peng-You). Agar jalinan hubungan bermasyarakat luas ini terwujud keharmonisan, perlu adanya pelaksanaan dengan dasar tiga kebajikan (San-Dao-De) di dalam mengamalkan cinta kasih, kebenaran, kesusilaan, kebijaksanaan, kearifan dan dapat dipercaya (Ren-Yi-Li-Zhi-Xin).

Adapun dalam pelaksanaannya harus dijaga oleh prinsip tepasarira/ tenggang rasa/toleransi (Shu), sehingga tidak timbul berbagai tindakan yang bersifat ekstrem yang berakibat konflik.

Untuk upaya munculnya suatu konflik dalam kehidupan bermasyarakat, adalah masing-masing orang mampu benar-benar di tengah tepat, dengan mengingat ”Satya dan Tepasarira” yang merupakan jalan suci yang satu, yang menembus semuanya (Zhong-Shu). Di mana tiap pelaku wajib satya kepada Tuhan Yang Maha Esa dan pelaksanaannya kepada sesama manusia. Ada rasa tepasarira, yakni apa yang diri sendiri tidak inginkan, janganlah dilakukan terhadap orang lain. Sebaliknya bila diri sendiri ingin tegak/ sukses, hendaknya juga menyadari, agar orang lain pun dapat tegak/ sukses dalam kehidupan, dan menghayati di empat penjuru lautan, semua manusia adalah saudara.

Ketiga, hubungan manusia dengan alam dan lingkungan hidup. Bahwa hidup manusia tidak lepas dari alam dan lingkungan yang menjadi pendukung kehidupannya. Manusia wajib menyayangi dan memiliki rasa tanggung jawab untuk kelestarian alam lingkungan hidupnya dan untuk melaksanakannya menjaga kelestarian alam pendukung kehidupan manusia ini, manusia wajib berpegang di dalam satya dan bertanggung jawab menepati hukum Tuhan (Tian-Li) dan menyayangi demi kelestariannya. Hal ini diungkapkan di dalam kitab tengah-sempurna/ Zhong-Yong. Bab utama V ”Bila dapat terselenggara tengah dan harmonis, maka kesejahteraan akan meliputi langit dan bumi, segenap makhluk dan benda akan terpelihara”.

Oleh karena di dalam kitab tengah-sempurna/Zhong-Yong XXIV : 3 tersurat, ”Iman itu bukan dimaksudkan selesai dengan menyempurnakan diri sendiri, melainkan menyempurnakan segenap wujud juga. Dan cinta kasih (Ren) itu menyempurnakan diri, dan bijaksana (Zhi) itu menyempurnakan segenap wujud. Inilah kebijakan watak sejati (Xing-Zhi-De) dan inilah keesaan luar dalam. Daripada jalan-suci (Dao), maka setiap saat janganlah dilalaikan, jadikan pegangan yang kokoh sebagai keimanan. San-Cai ini bukan ‘Sancai’ yang ada di dalam cerita serial ”Kera Sakti/ Sun-Go-Kong” yang dimengerti oleh khalayak umum, melainkan ”Tuhan-Bumi-Manusia/ Tian-Di-Ren”. Shanzai.

Sumber :http://www.balipost.co.id/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s