Kakilala PD KMHDI Sul-Sel Tahun 2012

Om Swastyastu.

Satu lagi kegiatan yang telah dilakukan oleh PD KMHDI Sul-Sel yaitu Kakilala dan makan bersama pada tanggal 17 November 2012 bertempat di Bestman Gedung Vyata Satya Kharma. Kegiatan kakilala ini merupakan kegiatan lanjutan dari MPAB (Masa Pengenalan Anggota Baru) yang telah dilaksanakan pada awal November kemarin.

Acara Kakilala kali ini merupakan acara kakilala pertama yang dilakukan oleh PD KMHDI Sul-Sel setalah dicetuskannya acara ini pada Rakornas KMHDI tahun 2011 di Kota Palu. Yang dihadiri oleh 45 Orang Peserta dari anggota baru (angkatan 2012) dengan konsep yang lebih santai dari MPAB, acara ini bertujuan untuk diskusi dan sharing mengenai organisasi, mengenai KMHDI, dan membahas kembali materi- materi MPAB yang telah dilakukan sebelumnya.

Terlihat dari acara yang berlangsung 2 jam ini, antusias peserta begitu aktif dengan memunculkan pertanyaan terkait KMHDI seperti basis dari KMHDI, pimpinan pusat, logo dan makna dari KMHDI itu, serta masih banyak pertanyaan lainnya.

Dalam acara ini, muncul beberapa pertanyaan yang di ajukan oleh anggota baru kepada Narasumber yaitu Kanda Komang Juliawan, Galih Ayuningrum, Gede Sugiarsa dan seluruh personalia pengurus PD KMHDI Sul-Sel:

Paris : Seperti apa basis KMHDI itu? Apakah KMHDI hanya terfokus pada mahasiswa – mahasiswa yang ada di perkotaan saja?Tidakkah KMHDI melingkupi yang ada di daerah lain?

…. : Mengapa Presidium KMHDI ada 5? Sebutkan kelima nama Presidium itu?

Ani: Apa makna dari Logo KMHDI itu? Mengapa harus demikian?

Komang : Apa persyaratan untuk ikut dalam ivent –ivent skala Nasional dari KMHDI? Dan bagaimana administrasinya?

Dewi : Kenapa KMHDI mesti memilih atau menggunakan Lambang seperti yang digunakan KMHDI saat ini?

Devi: Bagaimana cara kakak-kakak Pengurus memanagement waktu agar bias tetap aktif kuliah dan aktif organisasi?

Komang: Mengapa acara ini di namakan kakilala? Kenapa mahasiswa UGM dikatakan mempunyai hak istimewa dan tidak mau ikut bergabung di KMHDI?

Oka: Seperti di Organisasi kemahasiswaan tingkat kampus ada namanya musyawarah besar, bagaimana dengan KMHDI.? Adakah acara itu? Kenapa KMHDI memakai kata Kesatuan? Bukan Persatuan, Himpunan dan lain sebagainya?

Nely: Saat ini saya ikut organisasi kampus, disana banyak aturan yang mengikat kami, misalnya “tidak boleh berpacaran sesame anggota” adakah didalam KMHDI aturan seperti itu?

 

Acara yang hanya berlangsung selama 2 jam ini rasanya belum cukup untuk menjawab dan mediskusikan sebagian kecil dari unek-unek anggota baru terhadap KMHDI dan semoga akan terjawab dengan memuaskan pada acara DMO yang akan diadakan pertengahan Desember nanti. Melihat begitu besarnya antusias dan keaktifan dari anggota baru untuk mengetahui KMHDI lebih jauh tentu ini merupakan sebuah kemajuan yang baik untuk KMHDI, dan semua pihak berharap agar anggota baru ini tetap semangat dan berperan aktif di KMHDI guna memperoleh jati diri yang dijunjung oleh KMHDI.

Om Shanti Shanti Shanti Om

Salam Mahasiswa

Satyam Eva Jayate

 

 

 

BACA JUGA:

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s