BIOGRAFI

PD KMHDI SULSEL atau  Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia Pimpinan Daerah Sulawesi  Selatan merupakan Organisasi kemahasiswaan yang bernaung di bawah Hindu dan bertujuan untuk menjadi forum dan wadah pemersatu mahasiswa Hindu di Indonesia. KMHDI merupakan organisasi sosial dan kader yang berskala nasional dengan berpusat di DKI Jakarta dan mempunyai Pimpinan Daerah di setiap Provinsi serta Pimpinan Cabang di wilayah kota atau kabupaten.

KMHDI dibentuk pada tanggal 3 September 1993 di Bali melalui Konggres. Sejak itulah KMHDI selalu membenah diri agar dapat bersaing di kancah nasional untuk menjalankan Dharma Agama dan Dharma Negara serta selalu membentuk kader – kader yang siap untuk memimpin dan mengabdi pada masyarakat.

Visi dan Misi:

Visi:

Wadah Pemersatu dan Alat Pendidikan Kader Mahasiswa Hindu

Misi:

Memperbesar Jumlah Kader Mahasiswa Hindu Yang Berkualitas

Lambang Organisasi :

Keterangan :
– Lingkaran
Makna : satu kesatuan utuh yang tidak terpisahkan.

– Asta Dala
Makna : delapan kemahakuasaan Tuhan (Asta Isawarya), menggambarkan delapan penjuru mata angin; mempunyai pola berfikir     multidimensional dan proporsional sehingga senantiasa mempertimbangkan berbagai aspek.

– Tri Datu (Tiga Warna Suci)
Makna : merah, putih, hitam. Tiga warna ini menggambarkan Tri Murti, yaitu tiga manifestasi Tuhan sebagai pencipta, pemelihara, dan pelebur (Brahma,Wisnu,Siwa). Dengan kata lain, kader KMHDI harus memiliki daya piker yang inovatif,siap menjaga dan melestarikan potensi Hindu dengan nilai-nilai Dharma yang dimiliki, serta berani tampil di depan untuk mengembalikan serta menegakkan nilai-nilai ajaran Dharma dalam kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara.

– Segi Lima
Makna : philosofi Agama. Merupakan konsep Panca Srada, yaitu lima dasar kepercayaan dalam Agama Hindu.

– Buku terbuka dan kosong
Buku terbuka bermakna : bahwa ilmu pengetahuan bersifat universal.

Kosong bermakna : suatu kemurnian pengabdian KMHDI.

– Nyala obor
Makna : semangat perjuangan untuk mewujudkan tujuan KMHDI.

– Kepulauan Indonesia
Makna : KMHDI di dalam perjuangannya selalu berwawasan Nasional dan menghargai semboyan Bhineka Tunggal Ika

– Swastika
Makna : lambang Agama Hindu dan dipercaya sebagai sumber keselamatan dunia. Hal ini juga menegaskan bahwa KMHDI adalah organisasi yang berdasarkan Hindu.

2 comments on “BIOGRAFI

  1. Salam sejahtera,

    tetaplah maju dalam menjalankan Dharma bagi menyambut kedatangan sang Dharma itu sendiri. Waktu semakin dihitung bergerak maju menuju Pralaya yang dituntaskan dalam maha pralaya final.

    Sri Krishna, refleksi dari Ilmashalwah.

    “Ketika umat manusia menjadi kebingungan dalam manifestasi-manifestasi dari Tak Terbatas dan menyakini bahwa itu adalah kenyataan sejati, maka kegelapan dan kekacauan berkuasa. Kemudian pada saat genting itu Aku kembali dalam wujud manusia. Bahkan dalam setiap zaman, Aku kembali kepada kenyataan ini agar menegakkan kembali pengetahuan yang terkulai dari sang Dia Maha Esa Tak Terbatas. Aku kembali untuk membawa damai dan keharmonisan bagi dunia yang kacau balau dalam berbagai manifestasi perang, kekacauan dan kegelapan. Ketika umat manusia sungguh memahami kodrat dari keberadaan-Ku, akibatnya mereka paham akan kodrat mereka sendiri dan tidak lagi kebingungan dalam berbagai penjelmaan-penjelmaan dari Tak Terbatas. ” — Sri Krishna, refleksi dari Ilmashalwah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s